• Jelajahi

    Copyright © JELAJAH HUKUM

    Afiliasi MPTG

    Banner IDwebhost

    PENDIDIKAN

    Warga Sawarna Pertanyakan Anggaran Perawatan Jalan dari Dinas PUPR Lebak, Menjelang Libur Lebaran Jalan Sawarna Belum Ada Perbaikan

    Minggu, 3/23/2025 04:30:00 PM WIB Last Updated 2025-03-23T09:31:33Z
    masukkan script iklan disini


    Jelajahhukum.id|LEBAK - Perawatan jalan yang dilakukan Dinas PUPR Lebak terkesan tidak serius, yang mana seharusnya perawatan jalan baik pemotongan rumput bahu jalan itu dilakukan rutin pihak dinas. Perbaikan tersebut bertujuan untuk kenyamanan masyarakat pengguna jalan ,apalagi akses jalan Cibayawak Simpang Ciawi adalah jalur wisata unggulan kabupaten Lebak, sehingga harusnya menjadi prioritas dinas PUPR Lebak dan dinas Pariwisata. Apalagi Sawarna adalah salasatu penyumbang Pendapatan asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata bahkan di Lebak penyumbang terbesar.


    Delapan hari menjelang Lebaran dan libur panjang, Dinas PUPR Lebak belum lakukan pemotongan rumput yang sudah tinggi dan mengakibatkan penyempitan jalan. Akibat adanya pembiaran, masyarakat Sawarna beserta tokoh RT dan RW, BUMDes serta lembaga termasuk kepala desa turun lakukan pemotongan rumput di bahu jalan cibayawak Simpang Ciawi. Kegiatan gorong royong tersebut dilakukan untuk menghindari kecelakaan akibat jalan yang menyempit, Minggu (23/3/2025).


    Hasan Sadeli (Citong) salahsatu BPD Desa Sawarna menyampaikan, kami sangat prihatin atas respon pihak dinas ketika di hubungi, dan menyampaikan keluhan masyarakat.


    "Bahu jalan di sepanjang jalan raya Cibayawak  sawarna simpang Ciawi terlihat seperti minim  perawatan, dan ketika lakukan tambal sulam saja mereka tidak langsung melakukan pengaspalan atau hotimk dengan alasan bahwa mikser hotmik yang punya KM 7 rusak, sehingga Perawatan menggunakan seadanya," ucap Hasan.


    Warga pun mempertanyakan, kemana biaya perwatan jalan dari dinas PU?


    "Coba Bupati Aing, lihat ke sini," kata warga.


    Hal itu membuktikan lemah nya pengawasan bupati Lebak pada dinas PUPR kabupaten Lebak. Untuk itu perlu nya evaluasi dan audit dari Badan Pengawas Keuangan (BPK) terhadap anggaran perawatan jalan di dinas PUPR Lebak, pKami minta BPK segera audit secara menyeluruh anggaran di dinas PUPR Lebak.


    Ditempat yang sama, saat melakukan kegiatan pemotongan rumput bahu jalan, Ace krisnayuda yang juga ketua LPM Desa Sawarna sangat menyayangkan lambatnya penanganan perawatan jalan wisata Sawarna.


    "Kami ini desa yang membantu kabupaten untuk mendapatkan PAD, dan salasatu desa wisata penyumbang terbesar PAD nya, tapi perhatian pemerintah baik dinas pariwisata dan dinas PUPR Lebak seolah minim prioritas," ungkapnya.


    Ace sendiri pun sudah beberapa kali menghubungi pihak dinas namun jawabannya anggaran belum turun.


    "Ini kan aneh, mereka yang mengerjakan, mereka yang kebingungan. Padahal anggaran sudah di tetapkan," ujarnya.



    Saat di konfirmasi terhadap Deden Eko selaku pihak UPTD, Ia menjawab bahwa hari ini tim UPTD turun ke lapangan tuk lakukan pemotongan.


    "Hari ini tim UPTD turun kelapangan untuk melakukan pemotongan," pungkasnya.


    (*red)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini