Jelajahhukum.id|SUKABUMI - Kepala Dinas Disbudpora Kabupaten Sukabumi, Yudi Mulyadi, memperingati Hari Gizi dan Pangan Nasional (HGN) sebagai momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya gizi seimbang dan konsumsi pangan bergizi dalam mendukung kualitas hidup yang lebih baik.
Peringatan HGN tahun ini dinilai semakin relevan mengingat tantangan global yang dihadapi, seperti meningkatnya prevalensi obesitas, masalah malnutrisi akibat ketidakseimbangan asupan gizi, serta berbagai penyakit yang berkaitan dengan gaya hidup tidak sehat.
Menurutnya, Hari Gizi Nasional pertama kali diperingati pada tahun 1951 sebagai bagian dari upaya meningkatkan tenaga gizi di Indonesia.
Peringatan ini berawal dari pendirian Sekolah Juru Penerang Makanan oleh Lembaga Makanan Rakyat (LMR), yang saat itu bertujuan mengatasi permasalahan gizi buruk yang melanda Indonesia
Inisiatif ini tidak terlepas dari peran Prof. Poorwo Soedarmo, pelopor ilmu gizi di Indonesia, yang juga berperan dalam pendirian LMR, kini bagian dari Kementerian Kesehatan.
Hari Gizi Nasional memiliki tujuan utama meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kecukupan asupan gizi guna mencegah stunting, malnutrisi, serta berbagai masalah kesehatan lainnya.
Pada peringatan tahun 2025 ini, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) mengusung tema “Pilih Makanan Bergizi untuk Keluarga Sehat.”
Tema ini menegaskan pentingnya pola makan sehat dalam keluarga sebagai langkah utama dalam mendukung tumbuh kembang generasi yang lebih cerdas dan sehat, sekaligus menjadi upaya preventif terhadap penyakit tidak menular yang banyak dipicu oleh pola makan yang kurang baik.
(*red)