Jelajahhukum.id|SUKABUMI - Salah satu warga setempat, mengungkapkan banjir di lokasi tersebut kerap terjadi saat musim penghujan. Meskipun intensitas hujan sudah berkurang, genangan air tetap bertahan dan mengganggu arus lalu lintas.
Menurutnya, penyebab utama banjir adalah kondisi lingkungan yang lebih rendah dibanding ruas jalan lain menuju Cidahu, serta saluran air yang tidak berfungsi dengan baik. Bahkan, ia menyoroti adanya banyak sampah yang berserakan, sehingga semakin memperparah kondisi genangan.
Genangan air kali ini juga lebih lama dibanding biasanya. Jika sebelumnya banjir hanya bertahan beberapa jam, kini sudah empat hari belum juga surut. Akibatnya, aktivitas warga pun terganggu, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Terutama dalam mencari makanan untuk menu berbuka, belanja, susah. Transportasi anak sekolah dan orang yang bekerja juga terganggu," keluhnya.
Sementara itu, Kepala UPTD PU Wilayah III Cicurug, Uus Iskandar menegaskan bahwa kondisi jalan yang kerap banjir di Cidahu itu makin parah akibat sampah. Ia meminta pengguna jalan lebih berhati-hati saat melintasi kawasan tersebut.
"Kegiatan pemerintah ada waktunya, ada prosesnya, sudah diusulkan untuk perbaikan," pungkasnya.
Sumber: Dinas PU Kab.Sukabumi